Perokok egois ?

23 Mar 2009

rokok1Banyak sekali yang sudah tahu tapi banyak juga yang masih masa bodoh terhadap kesehatan seperti yang kita lihat di angkot2 atau di bus-bus banyak sekali yang suka masa bodoh terhadap kesehatan.

Coba anda perhatikan jika di dalam bus kota ada salah satu orang yang merokok otomatis penumpang yang lain tidak sengaja menghirup asap rokok tersebut dan berapa penyakit yang sudah masuk melalui asap tersebuat?

Apa pernah siperokok memikirkan orang lain dalam hal ini saya berkata jujur tidak berpihak pada yang tidak merokok tapi kita sebagai perokok hendaknya saling peduli dengan sekeliling kita bukankah berbuat baik pasti orang akan suka terhadap kita?

Kadang saya sendiri mengakui sehabis makan tidak merokok terasa ada yang kurang akan tetapi kalau kita sadar apa artinya kita habis makan tetapi koq malah menambah penyakit dengan merokok.

Tentunya siapa aja ayo yang hobi merokok tapi ingat kita sebagai bangsa yang berlandaskan pancasila harus ingat kita harus saling memperhatikan sekeliling merokoklah di tempat yang jauh dari anak2 dan dan merokok di tempat yang telah di sediakan.

Jangan jadikan diri perokok yang egois belajarlah agar punya toleransi terhadap orang lain jadilah seorang perokok yang mampu membuat orang lain bangga dengan kita dan orang lain kagum terhadap kita walau kita perokok sejati.

Perhatikan setelah merokok usahakan sikat gigi secepatnya atau jika jauh dari tempat tinggal paling tidak minimal berkumur dengan air teh agar bau mulut tidak bau asap rokok dan bau di mulut segera hilang.

Jangan jadi perokok yang jorok buang buntung rokok pada tempatnya dan jangan sembarangan seolah-olah tanah ini milik nenek mu yang sesukamu dan buang buntung rokok seenaknya sendiri.

Semoga artikel ini membuat kita sadar akan rokok

Penulis:masirul

Baca juga artikel Anda puas kami kesal


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive