Kisah

17 Mar 2009

Pertama kerja saya ngga tahu harus bagaimana apa yang harus aku lakukan saya lihat kanan kiri saya sudah pada sibuk dengan pekerjaanya masing-masing tapi saya masih ngga tahu harus apa dulu yang harus saya lakukan.

Maklum bagi saya baru kali ini bekerja di kantor dengan pangkat (O B ) Office Boy sebelumnya paling jadi kuli bangunan kebetulan ada salah satu karyawan dia sekretaris kantor yang merangkap jadi operator pertama saya lihat dia menberi respon baik seolah mau diajak bersahabat.

Sebut saja namanya Ibu Elsye walau banyak yang panggil dia dengan sebutan ibu elsye tapi saya selalu memanggil dia cukup dengan mbak elsye saya lihat dia tidak keberatan dengan panggilan mbak.

Kira-kira 1 bulan saya bekerja di kantor dengan predikat OB ternyata apa yang saya pikirkan tidak seindah apa yang aku bayangkan padahal saya membayangkan mungkin enak yach kerja di kantor baju rapi dan banyak pengalaman serta pastinya gajinya gede.

Setiap hari ketemu dengan mbak elsya saya memberanikan diri saya bilang ingin belajar komputer tanpa di sangka-sangka mbak elsye dengan senang hati katanya mau ngajarkannya pertama belajar saya di pandu step demi step dia ajarkan dengan sabar alhasil alhamdulilah saya sudah sedikit demi sedikit sudah bisa excel dan word .

Tapi yang namanya manusia tidak pernah puas selalu ke inginan yang lebih setalah belajar dengan mbak elsye bagi saya kurang kalau hanya buat tulisan dan atau hanya buat kotak-kotak membuat saya bosan memang semua kehendak ilahi tanpa di komando perusahaan dimana tempat saya bekerja bangkrut.

Semua karyawan satu demi satu keluar saya sendiri ngga tahu harus kemana lagi orang yang selama ini memandu saya belajar komputer saja sudah keluar dari kantor padahal keinginan kuat saya masih meledak-ledak dalam dada saya selalu ingin menjadi orang yang lebih baik lagi.

Setelah 3 bulan lamanya saya tidak ada pekerjaan alias (nganggur) waktu itu ada salah satu teman saya mengajak main-main di toko buku gramedia tepatnya di senin waktu saya melihat ada salah satu buku yang mengupas tentang cara membuat logo dan penuh dengan trik-triknya.

Saya lihat dengan detil buku tersebut setelah saya amati hati saya ingin sekali memilikinya tetapi saya waktu itu tidak bawa uang dan saya tanya sama teman saya uangnya ngga cukup waktu itu harga buku tersebut seharga Rp. 35.000,- yang membuat saya ingin memilikinya di dalam buku tersebut sudah termasuk software di dalam CDnya.

Dengan perasaan yang tidak senang akhirnya saya dengan teman saya pulang tanpa membawa buku tersebut yang selalu terpikirkan suatu saat pasti saya beli itu buku walau harus bagaimana saya harus cari uangnya.

Alhamdulilah saat itu saya di ajak kerja oleh temen saya menjadi kuli bangunan( kenek) semangatnya mengalahkan cape serta keringat yang di sekujur tubuh saya karena semata-mata ingin sekali mempunyai buku tersebut agar kelak saya menjadi orang yang lebih baik lagi.

Memang nasib seseorang tak bisa di tebak-tebak ngga tahu dari mana ada temen mantan bos menawari pekerjaan di kantor katanya saya akan di tempatkan dibagian pembuatan kartu id card dan member card tanpa pikir panjang saya langsung menerima tawaranya alhamdulilah dia (Bos) baik orangnya saya diajari bagaimana prosesnya sampai kartu selesai.

Yang awalnya ingin belajar buat logo disain bermodal beli buku saya sampingkan terlebih dahulu setelah saya menerima dan dapat kerjaan yang baru tetapi niat saya tetap tidak akan lupa bahkan beritikad setelah gajian nanti akan saya beli buku panduan tersebut.

Kebetulan saya bagian kartu tidak jauh dengan yang namanya disain kesempatan itu saya gunakan semaksimal mungkin waktu itu bos menyuruh saya agar belajar disain seperti kejatuhan durian runtuh mendengar bos menyuruh bagaimana mungkin saya menolak orang saya sangat ingin belajar disain.

Datanglah waktu yang di tunggu-tunggu saya di suruh sama bos beli buku panduan mendisain katanya agar kalau buat disain kartu tidak perlu memakai jasa luar cukup kamu saja katanya setelah buku sudah di tangan saya mempelari dengan semangatnya sampai-sampai kadang jam 12 malam baru saya berhenti.

Hari-hari saya manfaatkan untuk belajar dan belajar tanpa hentinya entah mengapa keinginan kuat selalu membimbing saya agar selalu belajar kumanfaatkan waktu luang alhamdulilah sampai saat ini saya sudah bisa disain walaupun masih belom bisa di bilang profesional tetapi sudah mampu membuat bermacam-macam logo untuk id card disaian kartu member card.

Dan sekarang saya ingin sekali belajar membuat situs yang profesional karena dengan situs bisa membuat iklan karena saat ini yang sangat ampuh untuk memasarkan produk dari internet bukan?

Itulah kisah saya yang sesungguhnya tidak ada rekayasa atau manipulasi cerita ini hasil kisah saya alami jika ingin memberi komentar silahkan atau memberi masukan sangat saya harapkan

Penulis:masirul


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive