Copet Juga Manusia

4 Dec 2008

Tolong jangan siksa saya itu kata terakhir yang saya denger ketika orang di dalam bus yang serempak pada memukuli si copet malang bener nasib si copet belum dapat hasil curian eh malah sudah dapat tonjokan2 kasihan tetapi memang sudah jadi resikonya.

Kejadian seperti itu bukan baru kali ini bahkan sudah sering terjadi khususnya di angkutan umum mungkin bagi orang yang sudah punya mobil bukan takut akan copet akan tetapi yang dia takutin justru saat di jalan sendirian perasaan was-was selalu menghantuinya.

Memang benar2 sekarang kejahatan sangat meresahkan sekali bahkan dimanapun kita ada selalu kejahatan mengintai kita bagaimana mungkin kita akan aman dan tenang kalau masih banyak kejahatan merajalela di buka bumi ini.

Seandainya negara kita aman serta tidak ada kejahatan harga sembako murah tidak seperti sekarang ini kalau selalu demikian tidak mungkin rakyat akan makmur bahkan bisa sebaliknya rakyat nanti tidak akan percaya lagi ada pemerintah.

Banyak sekali rekan2 kita yang di pecat dari tempat bekerja sedangkan keluarga mereka saat ini sangat membutuhkan uang belum lagi kalau ada diantara anak2 mereka ada yang sakit ? sementara orang tuanya mencari pekerjaan sudah kesana kemari belum juga kerja pikiran stess bagaimana kalau hal itu terjadi bukankah itu membuat pikiran ngga bisa berpikir dengan baik.

Jika tidak mempunyai iman yang kuat serta sabar dalam hatinya yang terpikirkan mencari uang dengan cara cepat agar memperoleh uang dengan cara apapun yang terpenting keluarga tercukupi kebutuhanya. Setan sudah menguasai jalan pikiran dan membuat manusia tidak bisa berpikir jernih apa yang di tempuh? jalan kejahatanlah yang menjadi alternatifnya.

Kejahatan itu datang karena kita tidak mendekatkan diri sama yang maha kuasa oleh sebab itulah setan masuk kedalam kehidupan kita sehingga pikiran kita menjadi tidak mengingat yang maha kuasa oleh sebab itu setan dengan bermacam cara membuat manusia lalai akan kewajibanya.

Semoga kita selalu di jalan yang Allah ridhoi janganlah di jalan yang Allah murkai alangkah beruntungnya kita jika hidup kita selalu di bimbing Allah tetapi alangkah ruginya jika Allah menjauhi kita.

Penulis:masirul


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive