Cara Memilih Template jangan asal dapat

11 Sep 2008

Terkadang kita begitu terobsesi dengan template yang glamour. Hal ini ditambah dengan begitu banyaknya pilihan template/themes yang beraneka warna. Banyak yang lupa bahwa visitor tidak begitu peduli dengan glamornya template yang kita pakai. Orang masuk ke blog kita umumnya karena isinya yang menarik, orisinil dan unik. Selain itu, kalau kita perhatikan, situs-situs bertraffic tinggi rata-rata berpenampilan sederhana.

Lihat misalnya tiga situs bertraffic tertinggi di dunia: google.com, yahoo.com dan msn.com. Ketiganya memakai template minimalist: background putih, font tulisan warna hitam dan warna tulisan di menunya yang tidak menyolok. Google.com, situs no. 1 di dunia termasuk pelopor minimalist di mana cuma ada kotak search engine dan sedikit menu link di atasnya. Dulu, yahoo.com memiliki banyak link di halaman utama / frontpage-nya, tapi sekarang sudah ketularan google.

Intinya, the simpler the better. Saya sendiri males berkunjung untuk kedua kalinya pada sebuah blog yang terlalu ribet dan berat loadingnya karena kebanyakan script yang terpasang.

Oleh karena itu, memilih template harus mempertimbangkan poin-poin di atas: pilihlah template atau themes yang rapi, background warna yang sederhana, dan warna font artikel yang enak dibaca.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive