Lagi-lagi Soal Rokok

2 Sep 2008

rokok.jpgSaat ini banyak dari kalangan yang sibuk mempertahankan pendapat masing-masing tentang masalah rokok bahkan dari ulama sendiri banyak yang bertentangan ada yang bilang haram/makruh/ bahkan dari kalangan Nu menyatakan dengan tegas kalau rokok haram Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Temanggung Tajudin Noor berpendapat, dalam hukum Islam tidak ada satu rujukan.

Tapi kayaknya tidak mungkin kalau bangsa indonesia ini bebas dari rokok wonk negara ini gede dapetnya dari hasil rokok, lagi pula seandainya rokok di hilangkan berapa kepala rumah tangga yang akan kehilangan mata mencaharianya. Dan kalau pabrik rokok tidak di musnahkan berapa ribu dalam sehari orang yang meninggal karenanya dan kalau begitu siapa yang harus di salahkan yang pasti harus kita lakukan adalah instropeksi aja itu jalan tengahnya.

Aku jadi ingat kemaren main ke mall sebelum bulan puasa di teras banyak orang sedang merokok padahal sudah jelas dan tulisanya gede dan ada tulisan maaf dilarang duduk tapi apa semua itu dilanggar dengan asiknya duduk sambil merokok.

Yang paling kasihan kalau melihat seorang ibu terkena asepnya kebetulan dia kena penyakit asma masa Allah sudah tahu si ibu sakit ngga juga di matikan rokoknya apa itu cermin rakyat indonesia yang sudah merdeka dan masa bodo yang lain sakit kek yang penting aku senang ?

Kini saatnya di bulan ramadhan ayo banyaklah meminta maaf karena di bulan ini pintu-pintu rahmat terbuka buat hamba yang rajin meminta menangislah seolah kamu akan meninggal besok dengan segudang dosa di punggungmu. Saat engkau menangis jatuhnya air mata insya Allah akan melebur dosa kita terdahulu sampai yang akan datang.

Sobat-sobatku kini saatnya aku memohon maaf pada semua jika ada kata-kataku yang kurang berkenan atau ada salah ketik aku sebagai manusia yang tak luput dari kesalahan memohon maaf dari hati yang paling dalam.

Bagaimana sobat2ku apakah tulisan ini ada artinya? atau bahkan sebaliknya membuat kalian sakit hati? dan jika ada yang tersinggung dengan kata2ku di atas silahkan kirim email secara pribadi aku memohon maaf.

Ditulis Masirul

Wasslam


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive